Kamis, 28 Februari 2013

cerpen pengalaman..!! :)

Karna orang tak bernyawa

S
yuuuutttttt..,,!!! “Pesawat  telah tiba dan sampai di Bandara Nabire “ ungkap pramugari,, “kreeettt krett gubb”  aku pun bergegas untuk segera turun dari pesawat dan melanjutkan untuk pulang ke rumah, 16 menit kemudian setelah sampai di rumah, aku tiba-tiba di sambut dengan bisikan suara yang aneh dan membuat bulu kudukku merinding, aku langsung ganti baju dan segera untuk beristirahat.
            Ketika aku bangun,”huaaaaa,,!!” aku terkejut, bagaimana nggak kaget, Ai anak Ibu RT langsung berada di depanku secara tiba - tiba, setelah itu aku langsung dikenalkan sama temen - temen Ai untuk menjadi temen main aku, sempet ada mitos tentang dilarang untuk bermain di kebun pohon melinjo, tapi karna aku orang baru, jadi aku main aja sama temen – temenku. Entah kenapa ketika aku masuk ke kebun itu, muncullah rasa takut dan bulu  kudukku merinding, sampai – sampai menelan ludah pun susah banget ketika memandang sejenak suasana di kebun itu, mana aku masuk nggak pakek assalamualaikum lagi. Setelah selesai main dari kebun itu, aku pulang dan anehnya kaki aku sakitttttttttt… banget karena sehabis main dari kebun itu. Walau sudah diolesi minyak tawon hingga beberapa kali pun tapi kaki aku masih tetap masih sakit, akhirnya, Ibuku menyuruh tuk shalat magrib, entah kenapa kaki aku terus bergetar seperti ada seseorang yang memegang kaki aku.
            Keesokan harinya, entah kenapa pandanganku tampak terlihat berubah, seperti melihat sesuatu di pohon melinjo  yang berada di kebun tersebut sesosok Makhluk besar Berbadan hitam berjenggot panjang dan lingkaran merah di sekeliling matanya. Aku langsung berlari ketakutan, aku langsung menutup mata dan segera lekas untuk tidur. Sorenya aku terbangun aku menceritakan mimpiku ke Ai tapi, dia nggak percaya. Terus Ai ajak main aja aku kekebun itu lagi, dan aku melihat makhluk besar itu lagi yang sedang memakan daging tikus mentah, aku langsung menangis ketakutan, disitu, dan Ai langsung memanggil kakeknya orang pintar itu (Dukun), dia memberiku air untuk penolak sawan aku langsung di suruh istirahat untuk menangkan fikiran, tapi sebelum itu aku harus meminta maaf kepada makhluk itu dan mengucapkan salam agar semua baik-baik saja.
            
Keesokan harinya adalah Hari terakhir ku di Nabire, aku mohon pamit kepada Ai dan juga ke tetangga-tetanggaku, aku dantar kebandara dan menunggu di ruang tunggu. Begitu pesawat datang, aku langsung bergegas untuk ke pesawat.

Satu setengah jam kemudian…!!!
           
Syuuuuuuuuuuuuttt,,…!!, “selamat datang para penumpang di Bandara Sentani, Jayapura,” pramugari mengabarkan. Aku tak sabar ingin pulang kerumah dan melihat kucingku yang aku titipkan di temanku, aku sudah tiba d rumah, ketika sampai dipintu aku disambut dengan bayangan besar sekali tinggi dan berjubah, aku langsung menangis di depan pintu dan langsung lari melompati pagar. Pertama Ibuku kira aku berpura pura tetapi ini nyata karna kata kakek Ai di Nabire itu mata batinku telah terbuka akibat ulah penghuni kebun itu, akhirnya Ibuku menjelaskan kepada ku, kalau dia sama sepertiku bisa melihat makhluk tak kasat mata juga, karna dia adalah Indigo dari nenek, terus turun ke kakak perempuanku, yaitu mba Eka, ibuku bilang indigo akan terus berlanjut sampai kakakmu mempunyai anak perempuan karna nenekmu bilang hanya mengalir di darah keturunan perempuan, ternyata aku baru tahu, pantas Mba Eka sering mengatakan hal aneh ketika dia melihat sesuatu, tetapi dia sudah tak takut dengan seperti itu karna dia alami sudah dari lahir, ada kebiasaanny yang menjadi bukti juga, bahwa kalau dia tidur tidak boleh lampu kamarya mati, dia bilang kalau lampu mati dia bukan hanya bisa merasakan tapi melihat juga bisa.
            Ini hari pertama masukku disekolah kembali, jam istirahat aku ke kamar mandi dan kamu tahu…??? Aku melihat orang berjubah tinggi dan sangat besar sekali. Aku sangat takut tetapi hari demi hari aku terus mencoba untuk tidak takut karena bukan hanya saya yang seperti itu ada teman saya juga yang seperti itu, dan lama kelamaan akhirnya saya mulai tak takut, Jadi kalian harus hati hati, jangan bermain di sembarag tempat atau tidakk…??? Huuuaaaaaaaaa…



0 komentar:

Posting Komentar

Template by:

Free Blog Templates