Karna
orang tak bernyawa
|
S
|
yuuuutttttt..,,!!!
“Pesawat telah tiba dan sampai di Bandara Nabire “ ungkap pramugari,,
“kreeettt krett gubb” aku pun bergegas untuk segera turun dari pesawat
dan melanjutkan untuk pulang ke rumah, 16 menit kemudian setelah sampai di
rumah, aku tiba-tiba di sambut dengan bisikan suara yang aneh dan membuat bulu
kudukku merinding, aku langsung ganti baju dan segera untuk beristirahat.
Ketika aku bangun,”huaaaaa,,!!” aku terkejut, bagaimana nggak kaget, Ai anak
Ibu RT langsung berada di depanku secara tiba - tiba, setelah itu aku langsung
dikenalkan sama temen - temen Ai untuk menjadi temen main aku, sempet ada mitos
tentang dilarang untuk bermain di kebun pohon melinjo, tapi karna aku orang
baru, jadi aku main aja sama temen – temenku. Entah kenapa ketika aku masuk ke
kebun itu, muncullah rasa takut dan bulu kudukku merinding, sampai –
sampai menelan ludah pun susah banget ketika memandang sejenak suasana di kebun
itu, mana aku masuk nggak pakek assalamualaikum lagi. Setelah selesai main dari
kebun itu, aku pulang dan anehnya kaki aku sakitttttttttt… banget karena
sehabis main dari kebun itu. Walau sudah diolesi minyak tawon hingga beberapa
kali pun tapi kaki aku masih tetap masih sakit, akhirnya, Ibuku menyuruh tuk
shalat magrib, entah kenapa kaki aku terus bergetar seperti ada seseorang yang
memegang kaki aku.
Keesokan harinya, entah kenapa pandanganku tampak terlihat berubah, seperti
melihat sesuatu di pohon melinjo yang berada di kebun tersebut sesosok
Makhluk besar Berbadan hitam berjenggot panjang dan lingkaran merah di
sekeliling matanya. Aku langsung berlari ketakutan, aku langsung menutup mata
dan segera lekas untuk tidur. Sorenya aku terbangun aku menceritakan mimpiku ke
Ai tapi, dia nggak percaya. Terus Ai ajak main aja aku kekebun itu lagi, dan
aku melihat makhluk besar itu lagi yang sedang memakan daging tikus mentah, aku
langsung menangis ketakutan, disitu, dan Ai langsung memanggil kakeknya orang
pintar itu (Dukun), dia memberiku air untuk penolak sawan aku langsung di suruh
istirahat untuk menangkan fikiran, tapi sebelum itu aku harus meminta maaf
kepada makhluk itu dan mengucapkan salam agar semua baik-baik saja.
Keesokan
harinya adalah Hari terakhir ku di Nabire, aku mohon pamit kepada Ai dan juga
ke tetangga-tetanggaku, aku dantar kebandara dan menunggu di ruang tunggu. Begitu
pesawat datang, aku langsung bergegas untuk ke pesawat.
Satu setengah jam kemudian…!!!
Syuuuuuuuuuuuuttt,,…!!, “selamat
datang para penumpang di Bandara Sentani, Jayapura,” pramugari mengabarkan. Aku
tak sabar ingin pulang kerumah dan melihat kucingku yang aku titipkan di
temanku, aku sudah tiba d rumah, ketika sampai dipintu aku disambut dengan
bayangan besar sekali tinggi dan berjubah, aku langsung menangis di depan pintu
dan langsung lari melompati pagar. Pertama Ibuku kira aku berpura pura tetapi
ini nyata karna kata kakek Ai di Nabire itu mata batinku telah terbuka akibat
ulah penghuni kebun itu, akhirnya Ibuku menjelaskan kepada ku, kalau dia sama
sepertiku bisa melihat makhluk tak kasat mata juga, karna dia adalah Indigo
dari nenek, terus turun ke kakak perempuanku, yaitu mba Eka, ibuku bilang
indigo akan terus berlanjut sampai kakakmu mempunyai anak perempuan karna
nenekmu bilang hanya mengalir di darah keturunan perempuan, ternyata aku baru
tahu, pantas Mba Eka sering mengatakan hal aneh ketika dia melihat sesuatu,
tetapi dia sudah tak takut dengan seperti itu karna dia alami sudah dari lahir,
ada kebiasaanny yang menjadi bukti juga, bahwa kalau dia tidur tidak boleh
lampu kamarya mati, dia bilang kalau lampu mati dia bukan hanya bisa merasakan
tapi melihat juga bisa.
Ini hari pertama masukku disekolah kembali, jam istirahat aku ke kamar mandi
dan kamu tahu…??? Aku melihat orang berjubah tinggi dan sangat besar sekali.
Aku sangat takut tetapi hari demi hari aku terus mencoba untuk tidak takut
karena bukan hanya saya yang seperti itu ada teman saya juga yang seperti itu,
dan lama kelamaan akhirnya saya mulai tak takut, Jadi kalian harus hati hati,
jangan bermain di sembarag tempat atau tidakk…??? Huuuaaaaaaaaa…
0 komentar:
Posting Komentar